Komodo Bond Sumber Dana Baru

KOMODO BOND 3

KANAL.CO,Jakarta: Presiden Joko Widodo menegaskan sukses emisi obligasi Global IDR Komodo Bond
di London Stock Exchange membuktikan kepercayaan investor global terhadap prospek investasi di Indonesia.

β€œ[penerbitan] Ini akan menambah akses likuiditas. Hal ini membuktikan kepercayaan investor internasional yang tetap memiliki minat tinggi untuk berinvestasi di Indonesia,” jelas Presiden Jokowi usai mengikuti KTT Luar Biasa OKI di Istanbul, Turki, Rabu, (13/12).
Presiden berharap sukses di London Stock Exchange lewat  Komodo Bond dapat menarik minat investor asing untuk berinvestasi di Indonesia. Dengan demikian, dapat mempercepat pembangunan infrastruktur dan membuka lapangan kerja di Indonesia serta memperkenalkan mata uang rupiah di mata investor global. β€œDan membuka akses ke sumber pendanaan baru guna membiayai pembangunan infrastruktur,” jelasnya.

Seperti diketahui, untuk membiayai pembangunan infrastruktur hingga 2019 setidaknya pemerintah membutuhkan dana sebesar Rp4.796, triliun. Dari jumlah tersebut sebesar Rp1.978,6 triliun atau 41,3% berasal dari APBN dan APBD, dan Rp 1.066,2 triliun atau 22,2% dari BUMN, serta sebesar Rp 1.751, 5 triliun atau 36,5% diharapkan berasal dari sektor swasta dengan berbagai skema pendanaan.

Skema KPBU & PINA
Skema pembiayaan alternatif juta digagas Kementerian PPN dan Bappenas lewat KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha) atau lebih dikenal dengan PPP (Public Private Parnership) dan PINA (Pembiayaan Infrastruktur Non APBN). Salah satu contoh yang sukses adalah pembiayaan ekuitas proyek jalan tol Waskita Toll Road yang melibatkan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan PT Taspen.
Hingga Kuartal III 2017, Bappenas menargetkan pembiayaan infrastruktur lewat skema PINA sebesar Rp10 triliun yang mencakup tiga proyek.
Ketiga proyek tersebut adalah,pertama, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) dengan total nilai proyek sebesar Rp 2,1 triliun. Kedua, PT Waskita Toll Road yang akan melepas sebagian kepemilikannya di 9 ruas jalan tol untuk total proyek senilai Rp 69,74 triliun. Ketiga, proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Meulaboh, Aceh, oleh PT PP Energi dengan total nilai proyek sebesar 7,1 triliun rupiah. Total nilai investasi ketiga proyek tersebut sekitar Rp79 triliun.


Pembiayaan infrastruktur di APBN juga terus meningkat 201% selama periode 2012-2018. Pada APBN 2012 pembiayaan infrastuktur baru mencapai Rp137 triliun, pada 2013 sebesar Rp176 triiun, 2014 (Rp163 triliun), 2015 (Rp281,7 triliun), 2016 (Rp316,6 triliun), 2017 (Rp386,9 triliun) dan pada APBN 2018 ditargetkan menjadi Rp410,7 triliun).

INFRASTUKTUR di APBN 2012 2018
                             Anggaran Pembiayaan Infrastruktur di APBN 2012-2018 (Kemenkeu)

Obligasi Rupiah
Dalam rangka mencari sumber pendanaan baru untuk membiayai pembangunan infrastruktur, PT Jasa Marga menerbitkan obligasi luar negeri pertama kalinya di dunia dengan mata uang rupiah bernama Komodo Bond yang tercatat di London Stock Exchange senilai Rp4 triliun pada Rabu 13 Desember 2017.

Minat investor yang tinggi terhadap Komodo Bond terlihat dari kelebihan pemesanan (oversubscribed) yang mencapai 4 kali atau lebih dari Rp15,7 triliun. Hal ini juga yang menyebabkan Jasa Marga bisa menurunkan kupon obligasi berdurasi tiga tahun itu dari 7,875% menjadi 7,50%.
Menurut Dirut Jasa Marga Desi Arryani, dana dari obligasi tersebut akan menjadi modal untuk membangun 16 proyek jalan tol yang saat ini sedang dikerjakan Jasa Marga. Total dana yang diperlukan saat ini mencapai Rp57,52 triliun.

Nama Komodo Bond sendiri berasal dari hewan khas Indonesia di Nusa Tenggara Timur sehingga memiliki ciri khas Indonesia. Penamaan obligasi tersebut meniru beberapa obligasi bermata uang lokal milik beberapa negara seperti Dim Sum Bond milik Tiongkok, Samurai Bond milik Jepang dan Masala Bond milik India.
Peluncuran Komodo Bond ini dihadiri oleh Menteri BUMN Rini M. Soemarno, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso, Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani, Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wiroatmodjo, Direktur Utama BNI Achmad Baiquni dan Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir.

Sumber : Biro Pers Setneg & Sumber lain

Video Gallery

contoh iklan layanan masyarakat devianart 1

contoh iklan layanan masyarakat makanan