Warisan Indonesia untuk Dunia

 

SILAT 1KANAL,CO, Jakarta: Bangsa Indonesia perlu merasa bangga dengan penetapan seni bela diri Pencak Silat Indonesia sebagai warisan budaya tak benda dunia oleh UNESCO pada 27 Oktober 2016. Sehari setelah penetapan, pesilat Satria Nurizki Diass Suhana dan Sutra Patria Nurfaizi Diassa Suhana tampil di panggung UNESCO, di acara ASPAC Evening, yang menyajikan pertunjukan seni dan berbagai kuliner khas dari negara-negara Asia Pasifik termasuk Indonesia.
“Tampilnya pencak silat di UNESCO merupakan salah satu langkah besar pemerintah untuk mengusulkan seni bela diri ini sebagai warisan budaya tak benda dunia UNESCO,” jelas Dubes RI untuk UNESCO T.A. Soelamina.

 

Silat juga diperkenalkan ke dunia via film-film yang dibintangi Iko Uwais (Raid I dan Raid II, Man of Taichi ) serta film laris Star War 7 pada 2015 bersama Yayan Ruhiyan dan Cecep Arif Rahman

IKO UWAIS

Warisan Budaya Tak Benda
Warisan budaya tak benda dunia lain yang berasal dari Indonesia, selain seni bela diri Pencak Silat, adalah keris, wayang kulit, batik, angklung, subak, dan tari Saman. Warisan budaya dunia yang berupa bangunan cagar alam Candi Borobudur (1991), Candi Prambanan (1991) serta Situs Manusia Purba Sangiran (2004).

Warisan alam yang menjadi warisan dunia adalah sebagai berikut:
(1)Taman Nasional Ujung Kulon, Banten, yang diakui pada tahun 1991
(2) Taman Nasional Komodo, di Nusa Tenggara Timur, yang diakui pada tahun 1991
(3) Taman Nasional Lorentz di Papua yang diakui tahun 1999
(4) Hutan tropis Sumatera yang mencakup Taman Nasional Gunung Leuser, Kerinci Seblat, dan Bukit Barisan, yang diakui tahun 2004.

BOROBUDUR

Video Gallery

contoh iklan layanan masyarakat devianart 1

contoh iklan layanan masyarakat makanan