Ritual Manusia Kreatif Sejagat (2)

BEETHOVEN
KANAL.CO, Jakarta: Kebiasaan mandi menjadi tradisi unik dari artis junius global. Sedangkan CEO lokal juga memiliki kebiasan yang tidak kalah menarik.

Banyak pihak membahas tentang kebiasaan mandi sebagai bagian dari proses kreatif. Beethoven mempunyai ritual berdiri di depan wastafel, melangkah maju mundur dengan cepat, balik lagi ke wastafel, dan menyiram dirinya.
Hal itu adalah bagian esensial dari proses membangun kreativitas, namun itu juga menyebabkan Beethoven ‘dimusuhin’ tetangganya karena mencipratkan air kemana-mana.

Novelis Somerset Maugham akan memikirkan dua kalimat pertama yang ingin dia tulis selagi berendam di bathtub di pagi hari. Sedangkan Woody Allen menyukai udara dingin sampai membuatnya menggigil. Dengan begitu, dia bisa mandi air hangat.


Ritual Unik Eksekutif Lokal
Di jagat lokal, alm. Michael D. Ruslim (mantan CEO Astra International) senang membawa buku saku. Tujuannya, agar langsung bisa mencatat ide baru yang terlintas atau ditemukan di tengah jalan.

Jerry Ng, CEO BTPN, kerajingan mengikuti lari marathon sampai ke manca negara. "Saya sudah mengikuti mungkin hampir 20 kali [lari marathon]. Pernah di New York, Berlin, Stockholm, Tokyo, Gold Coast, Singapura, dan di Boston,” kata Jerry saat diwawancara VOA usai ledakan bom di Boston, April 2013.

Gita Wirjawan, mantan Mendag, merupakan pecinta berat musik jazz dan golf. Gita mendirikan mendirikan rumah produksi musik bernama Omega Pacific Production. Album-album yang diluncurkan lebih banyak bercorak jazz. Pendiri Ancora Capital ini memproduksi album jazz bagi pianis Nial Djuliarso, grup jazz Cherokee, dan Bali Lounge I dengan vokalis Tompi.

Frans Sunito, eks Dirut Jasa Marga, lain lagi. Frans penggemar berat musik Blues dan berlatih rutin dengan grupnya. Sigit Pramono, mantan dirut BNI (kini komisaris BCA) hingga kini tetaplah fotografer yang piawai.

Kendati sebagian ritual dari eksekutif lokal itu bertolak belakang dengan pekerjaan rutinnya, namun diyakini hal itu menciptakan keseimbangan dan menjaga energi kreatif mereka [hypomanic].

KREATIF 1

Sumber Ide Kreatif
Penulis 8 tobe Great, Richard St. John, mengatakan pendiri jaringan hotel Four Season Issy Sharp memiliki kebiasaan mencatat ide.” Jika sebuah ide datang, aku akan selalu berhenti dan mencatatnya, dimana pun aku berada, bahkan ketika aku sedang malam malam.”

Dewa gitar Jimi Hendrix mencatat ide-idenya di sembarang tempat dari tisu hingga lembar amplop. Stephen King mencatat idenya di atas tisu coklat American Airlines saat terkantuk-kantuk di pesawat. Ide itu kemudian menjelma menjadi novel laris Misery.
James Cameron,sutradara pencetak film-film box-office, menilai ide bisa muncul dari mana saja,termasuk dari ngobrol-ngobrol di pesta. Musik, menurut sutradara Avatar dan Terminator 2 ini, membantu proses kreatifnya saat menulis skenario.

Ide besar juga bisa muncul dari masalah sehari-hari. Anita Roddick menghadap masalah ketika ditinggal suaminya ke Amerika Selatan untuk cuti panjang. Dia harus mengurus dirinya sendiri. Dari situ lahirlah ide mendirikan usaha kecil yang kemudian--lewat karakter hypomanic--menjelma menjadi raksasa,The Body Shop.

Dari paparan di atas, ada kesamaan karakter di antara mereka, tanpa memperdulikan latar belakang profesinya. Pola tersebut lalu direpresentasikan lewat ritual, hobi, dan proses kreatif.
Karakter pembawa DNA sukses yaitu hypomanic : penuh energi, kreatif, mampu berpikir cepat,impulsif, agresif, dan risk taker.

Video Gallery

contoh iklan layanan masyarakat devianart 1

contoh iklan layanan masyarakat makanan